<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Abud</title>
	<atom:link href="http://abud83.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://abud83.wordpress.com</link>
	<description>arief-budiyono:Never Stop Learning</description>
	<lastBuildDate>Sun, 30 Mar 2008 03:19:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='abud83.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Abud</title>
		<link>http://abud83.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://abud83.wordpress.com/osd.xml" title="Abud" />
	<atom:link rel='hub' href='http://abud83.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Blog &#8211; blog bermanfaat</title>
		<link>http://abud83.wordpress.com/2008/03/24/blog-blog-bermanfaat/</link>
		<comments>http://abud83.wordpress.com/2008/03/24/blog-blog-bermanfaat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Mar 2008 03:11:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abud83</dc:creator>
				<category><![CDATA[info blog dan situs menarik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abud83.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini info blog &#8211; blog dan alamat website yang menarik untuk anda kunjungi 1. Komputer a. Komunitas Visual Basic Indonesia vb-bego.com Sepintas namanya ko bego?, tapi website ini merupakan komunitas para programmer visual basic Indonesia. Dan bego itu adalah singkatan dari best generation. Seperti komunitas lain fitur utama yang disediakan disini ialah forum diskusi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abud83.wordpress.com&amp;blog=3167093&amp;post=22&amp;subd=abud83&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut ini info blog &#8211; blog dan alamat website yang menarik untuk anda kunjungi</p>
<p>1. Komputer<br />
a.   Komunitas Visual Basic Indonesia</p>
<p><a href="http://vb-bego.com" title="klik disini" target="_blank"> vb-bego.com</a></p>
<p><a href="http://abud83.files.wordpress.com/2008/03/a.gif" title="a.gif"><img src="http://abud83.files.wordpress.com/2008/03/a.thumbnail.gif?w=455" alt="a.gif" /></a><br />
Sepintas namanya ko bego?, tapi website ini merupakan komunitas para programmer visual basic Indonesia. Dan bego itu adalah singkatan dari best generation.<br />
Seperti komunitas lain fitur utama yang disediakan disini ialah forum diskusi online. Disinilah para programmer VB saling bertukar informasi. Selain forum website ini juga menyediakan fitur download software buatan programmer dalam negeri dan source code VB.Dan masih ada fitur &#8211; fitur lainnya.<br />
Jadi jika anda ingin belajar atau memperdalam, atau bertukar informasi tentang bahasa pemrograman tingkat tinggi ini, maka sudah pasti anda harus mengunjungi website ini.<br />
b.  Forum pengguna Komputer</p>
<p><a href="http://compuforums.org" title="klik disini" target="_blank">compuforums.org</a><br />
<a href="http://abud83.files.wordpress.com/2008/03/b.gif" title="b.gif"><img src="http://abud83.files.wordpress.com/2008/03/b.thumbnail.gif?w=455" alt="b.gif" /></a><br />
Jika anda memiliki masalah dengan komputer anda dan teman tempat anda bertanya tidak berada di dekat anda, apa yang anda akan lakukan?. Mungkin jawabannya ada website ini.<br />
Dengan fasilitas search yang ada, anda tinggal menulis permasalahan computer yang sedang anda hadapi. Dan dalam waktu sekejap anda akan mendapat jawabannya.</p>
<p>c. Review dan berita TI</p>
<p><a href="http://trustedreviews.com" title="klik disini" target="_blank">trustedreviews.com</a></p>
<p><a href="http://abud83.files.wordpress.com/2008/03/c.gif" title="c.gif"><img src="http://abud83.files.wordpress.com/2008/03/c.thumbnail.gif?w=455" alt="c.gif" /></a><br />
Untuk anda penggemar computer, mengetahui info-info produk terbaru dan berita &#8211; berita seputar dunia IT merupakan suatu hal yang sangat menarik. Di internet kita bisa memperoleh sumber -sumber menarik yang menawarkan content berupa review produk &#8211; produk terbaru dan berita &#8211; berita IT, salah satunya di disini.<br />
Keunggulan yang ditawarkan trustedreeviews ini, terletak pada pengalaman pengelolanya yang merupakan mantan jurnalis computer yang terbit diinggris, review dan berita yang ada diwebsite ini hampir sama dengan sajian serupa di majalah &#8211; majalah computer, jadi sayang untuk untuk tidak mampir kesini.</p>
<p>d. Daftar Freeware</p>
<p><a href="http://freewarelist.net" title="klik disini" target="_blank"> freewarelist.net</a></p>
<p><a href="http://abud83.files.wordpress.com/2008/03/d.gif" title="d.gif"><img src="http://abud83.files.wordpress.com/2008/03/d.thumbnail.gif?w=455" alt="d.gif" /></a><br />
Bagi mereka yang suka dengan program freeware, meraka tidak perlu susah &#8211; susah lagi mencarinya.Disini kita akan diberikan daftar link nya atau bisa men download langsung disini. Pengklasifikasikannya pun tertata rapi, jadi wajar situs ini termasuk the Best Malaysian Sites, tapi kita sebagai indon(sebutan warga Negara Indonesia di malaysia) patut bangga, situs ini ternyata karya anak bangsa Indonesia.<br />
e. Free IT Training</p>
<p><a href="http://%20profsr.com/" title="klik disini" target="_blank"> profsr.com</a></p>
<p><a href="http://abud83.files.wordpress.com/2008/03/e.gif" title="e.gif"><img src="http://abud83.files.wordpress.com/2008/03/e.thumbnail.gif?w=455" alt="e.gif" /></a><br />
Didunia maya begitu banyak situs &#8211; situs yang menyediakan tutorial &#8211; tutorial untuk belajar computer gratis, baik itu pemrograman, desain dan lain &#8211; lain.<br />
Disitus ini menyediakan tutorial pemrograman yang ditujukan bagi orang &#8211; orang yang baru belajar, jadi bagi yang sudah level menengah mungkin anda harus mencari yang lain.<br />
f. Komunitas Developer Online<br />
<a href="http://%20%20visualbuilder.com" title="klik disini" target="_blank">  visualbuilder.com</a></p>
<p><a href="http://abud83.files.wordpress.com/2008/03/f.gif" title="f.gif"><img src="http://abud83.files.wordpress.com/2008/03/f.thumbnail.gif?w=455" alt="f.gif" /></a><br />
Website ini telah hadir sejak april 1999, dan selama beberapa tahun sempat berganti &#8211; ganti nama. Pada tahun 2000, website ini menjadi dynamic site, dan pada 2006 tampilannya didesain ulang, serta semua elemen komunitas telah disempurnakan untuk memudahkan para anggotanya mencari informasi yang sesuai kebutuhannya.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/abud83.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/abud83.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abud83.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abud83.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abud83.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abud83.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abud83.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abud83.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abud83.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abud83.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abud83.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abud83.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abud83.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abud83.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abud83.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abud83.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abud83.wordpress.com&amp;blog=3167093&amp;post=22&amp;subd=abud83&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abud83.wordpress.com/2008/03/24/blog-blog-bermanfaat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0e2fffce383d7cc70c1b2ba588ff8364?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">abud83</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abud83.files.wordpress.com/2008/03/a.thumbnail.gif" medium="image">
			<media:title type="html">a.gif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abud83.files.wordpress.com/2008/03/b.thumbnail.gif" medium="image">
			<media:title type="html">b.gif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abud83.files.wordpress.com/2008/03/c.thumbnail.gif" medium="image">
			<media:title type="html">c.gif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abud83.files.wordpress.com/2008/03/d.thumbnail.gif" medium="image">
			<media:title type="html">d.gif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abud83.files.wordpress.com/2008/03/e.thumbnail.gif" medium="image">
			<media:title type="html">e.gif</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abud83.files.wordpress.com/2008/03/f.thumbnail.gif" medium="image">
			<media:title type="html">f.gif</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Radio Da’wah Ahlus sunnah wal jama’ah (Rodja)</title>
		<link>http://abud83.wordpress.com/2008/03/24/radio-da%e2%80%99wah-ahlus-sunnah-wal-jama%e2%80%99ah-rodja/</link>
		<comments>http://abud83.wordpress.com/2008/03/24/radio-da%e2%80%99wah-ahlus-sunnah-wal-jama%e2%80%99ah-rodja/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Mar 2008 02:29:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abud83</dc:creator>
				<category><![CDATA[aktual]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abud83.wordpress.com/?p=21</guid>
		<description><![CDATA[Radio Da’wah Ahlus sunnah wal jama’ah (Rodja 756 am untuk daerah Jakarta, tangerang ) Bagai Mata Air ditengah Padang Pasir Perkembangan teknologi saat ini demikian pesat, hal ini membawa sisi positif dan sisi negatif bagi manusia. Hal itu tergantung dari si pemakainya, untuk tujuan apa ia gunakan teknologi tersebut. Radio mungkin memang bukan teknologi yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abud83.wordpress.com&amp;blog=3167093&amp;post=21&amp;subd=abud83&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Radio Da’wah Ahlus sunnah wal jama’ah<br />
(Rodja 756 am  untuk  daerah Jakarta, tangerang )<br />
Bagai Mata Air ditengah Padang Pasir</p>
<p>Perkembangan teknologi saat ini demikian pesat, hal ini membawa sisi positif dan sisi negatif bagi manusia. Hal itu tergantung dari si pemakainya, untuk tujuan apa ia gunakan teknologi tersebut.<br />
Radio mungkin memang bukan teknologi yang baru, namun keberadaannya harus diakui tidak bisa dipisahkan dengan kehidupan manusia saat ini walaupun teknologi &#8211; teknologi baru lahir, seperti televisi, computer, internet, handphone dan lain sebagainya. Radio adalah salah satu teknologi yang sangat merakyat, karena hampir semua golongan, baik dia orang kaya maupun orang belum kaya dapat memilikinya. Hal inilah yang membuat keberadaannya saat ini tidak tergantikan (The web not kill the radio star). Maka informasi &#8211; informasi, yang disampaikan lewat radio, tidak kalah cepatnya apabila disampaikan melalui media televisi maupun lainnya, karena akan didengar oleh hampir semua golongan.</p>
<p>Rodja</p>
<p>Ketika sebagian dari orang &#8211; orang barat, melihat dampak buruk yang sebabkan oleh tayangan &#8211; tayangan di televisi dan berusaha membatasinya, justru kita di Indonesia ini dimunculkan stasiun &#8211; stasiun baru hingga tayangan &#8211; tayangan yang mereka hadirkan itu sulit untuk dikontrol.<br />
Seperti televise yang memiliki dampak negative bagi orang &#8211; orang yang memilikinya,begitu juga radio. Namun, alhamdulillah diantara program &#8211; program yang disajikan diradio ada stasiun radio yang sangat berbeda dengan stasiun radio lainnya. Umumnya stasiun &#8211; stasiun radio bertujuan komersil, sehingga mereka sebenarnya tidak memperdulikan atau kurang memperdulikan unsur &#8211; unsure lain, seperti pendidikan dan lainnya.<br />
Program &#8211; program yang disajikan pada dasarnya hanya hiburan semata tanpa melihat adab, apalagi aturan agama.<br />
Islam memberikan pedoman untuk apa dunia ini diciptakan, dan bagaimana kita dapat memperoleh kebahagian didunia dan akhirat nanti. Oleh karena itu penting bagi kita yang mengaku beragama islam,yang mencintai Allah, yang mencintai rasulullah sholallahu alaihi wa salam paham akan ajarannya.<br />
Begitu banyak kajian &#8211; kajian islam yang ada, oleh karena itu tidak ada alasan bagi kita untuk tidak belajar, untuk tidak memperdalam pengetahuan kita terhadap dien ini. Namun jika dikarenakan waktu yang sempit, dana yang terbatas(untuk membeli buku &#8211; buku agama), atau hal &#8211; hal lain yang membuat kita tidak dapat menghadiri majelis &#8211; majelis ilmu, ada sarana belajar yang murah, yang relatif hampir semua orang memilikinya yaitu melalui radio.<br />
Rodja(Radio Da’wah Ahlus sunnah wal jama’ah), memberikan alternatif bagi mereka &#8211; mereka yang ingin memahami agama mereka. Melalui stasiun radio ini kita dapat mendengarkan ceramah &#8211; ceramah agama, kita dapat bertanya tentang suatu hal yang ingin kita ketahui tentang islam dan lainnya.<br />
Alhamdulillah ini semakin memudahkan bagi kita, khususnya yang tinggal didaerah Jakarta, tangerang, dan sekitarnya untuk memperoleh siaran yang berbeda yang biasa kita dengarkan di radio. Dan tidak hanya berbeda namun juga seperti mata air ditengah padang pasir, yang sangat kita butuhkan untuk dapat bertahan didalamnya.<br />
Radio yang berpusat di cileungsi ini, memberikan suasana yang lain jika kita mendengarkannya, karena sumber &#8211; sumber yang dihadirkan sebenarnya tidak asing bagi mereka yang sudah lama berkecimpung pada medan dakwah di negeri kita ini,mereka memiliki ilmu apa yang didakwahkannya. Selain itu kita dapat meneliti, kitab &#8211; kitab yang dijadikan rujukan, sehingga membuat kita yakin apa yang diajarkannya.<br />
Mudah &#8211; mudahan informasi ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Bagi anda yang ingin mengetahui jadwal acaranya dan mendengarkan radio Rodja lewat internet berikut alamat website nya :<a href="http://radiorodja.com" title="klik disini" target="_blank"> www.radiorodja.com</a>,</p>
<p>Semoga Allah memberikan kebaikan bagi kita semua</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/abud83.wordpress.com/21/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/abud83.wordpress.com/21/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abud83.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abud83.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abud83.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abud83.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abud83.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abud83.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abud83.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abud83.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abud83.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abud83.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abud83.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abud83.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abud83.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abud83.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abud83.wordpress.com&amp;blog=3167093&amp;post=21&amp;subd=abud83&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abud83.wordpress.com/2008/03/24/radio-da%e2%80%99wah-ahlus-sunnah-wal-jama%e2%80%99ah-rodja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0e2fffce383d7cc70c1b2ba588ff8364?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">abud83</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BitTorent</title>
		<link>http://abud83.wordpress.com/2008/03/24/bittorent/</link>
		<comments>http://abud83.wordpress.com/2008/03/24/bittorent/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Mar 2008 02:15:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abud83</dc:creator>
				<category><![CDATA[KOmputer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abud83.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai orang yang suka komputer, saya suka mendownload e –book maupun program -2 gratisan yang  banyak tersebar di perpustakaan maya ini, namun baru kemarin saya mendownload tidak seperti biasanya, yaitu menggunakan aplikasi BitTorent, sebenarnya saya tidak tahu apa itu BitTorent, ( makanan apa pula itu he..he…) tapi syukur Alhamdulillah sebelumnya saya pernah membaca salah satu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abud83.wordpress.com&amp;blog=3167093&amp;post=20&amp;subd=abud83&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sebagai orang yang suka komputer, saya suka mendownload e –book maupun program -2 gratisan yang<span>  </span>banyak tersebar di perpustakaan maya ini, namun baru kemarin saya mendownload tidak seperti biasanya, yaitu menggunakan aplikasi BitTorent, sebenarnya saya tidak tahu apa itu BitTorent, ( makanan apa pula itu he..he…) tapi syukur Alhamdulillah sebelumnya saya pernah membaca salah satu artikel yang ada di sebuah tabloid yang menurut saya<span>  </span>yang terbaik yang membahas tentang computer, di Indonesia, negeri kita ini (dan saya bangga, terima kasih pak Pardede, semoga makin dapat memberi manfaat bagi dunia IT kita) yaitu tabloid PC MILD.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Pengalaman mendownload dengan menggunakan aplikasi BitTorrent itu membuat saya takjub karena tidak seperti biasa nya,<span>  </span>dibutuhkan waktu yang relative singkat bila dibandingkan dengan aplikasi yang biasa saya pakai.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Oleh karena itu saya ingin berbagi sedikit informasi mengenai aplikasi BitTorrent ini, kepada rekan – rekan. ):</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Referensi tulisan ini saya dapat dari tabloid PC MILD, edisi 18/2007 dengan sedikit perubahan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b>BittTorrent</b></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Aplikasi ini memungkinkan kita berbagi file di internet dengan lebih cepat dan lebih baik. Perbedaan kita men- <i>down</i>- <i>load</i> file menggunakan protocol <i>BitTorent</i> dengan cara lain, seperti menggunakan jalur HTTP dan FTP biasa plus download <i>accelerator </i>atau menggunakan aplikasi berbagi file P2P biasa adalah aplikasi BitTorent<span>  </span>mnenggabungkan fungsionalitas <i>download accelerator</i> dan P2P, bahkan lebih dari itu.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">BitTorent memungkinkan kita men – download bagian file dari peer yang juga sedang men – <i>download</i> file yang sama, dan juga sebaliknya, disaat anda sedang men &#8211; <i>download</i> bagian – bagian file dari beberapa <i>peer</i>, mereka juga men – <i>download</i> nya dari anda.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">1.<span>   </span>Bagaimana Cara mendownload dengan dengan aplikasi BitTorrent</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:18pt;">Bagaimana kita dapat mendownload dengan menggunakan BitTorrent?. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menginstal aplikasi BitTorrent di computer anda, (ada beberapa aplikasi, seperti BitCommet, BitTorrent, azureus dan lain -lain).</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:18pt;">Setelah BitTorrent terinstal, terlebih dahulu anda harus mendownload file dengan extensi <i>.torrent</i>. File ini berisi informasi tentang sebuah file yang akan di &#8211; <i>download</i> (di kenal dengan nama <i>seed</i>)<i>. </i>Selanjutnya anda tinggal memasukkan file tersebut kedalam aplikasi BitTorrent dan mengeksekusinya.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;text-indent:18pt;">Aplikasi BitTorrent dapat berjalan apa system operasi apapun, sehingga kita dapat saling berbagi file dengan mereka, walaupun sistem operasinya berbeda.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">2.<span>   </span>Cara Kerja</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><span>      </span>Aplikasi BitTorrent akan berkomunikasi dengan server pusat yang akan mencatat aktivisat download anda (dikenal dengan nama <i>tracker</i>). Server ini mengantarkan aplikasi BitTorrent di computer anda<span>  </span>kepada sekelompok seed (informasi file yang akan di &#8211; <i>download</i> ) dan <i>peer </i>yang sedang melakukan aktivitas pertukaran file. Saat anda men – <i>download</i> file itu dari beberapa <i>seed</i> dan <i>peer</i>, secara otomatis anda bagian dari kelompok ini (yang dikenal dengan nama <i>swarm</i>), sekaligus menjadi peer yang dapat berbagi <i>file</i> dengan <i>peer</i> lain.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">3. Apakah men – download dengan menggunakan <i>BitTorrent</i> lebih cepat atau tidak?</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><span>      </span>Jawabannya adalah bisa ya, bisa tidak. Semakin banyak <i>seed</i> dan <i>peer</i> dalam sebuah <i>warm </i>proses download dengan menggunakan <i>BitTorrent</i> akan semakin cepat. Disinilah perbedaan men – <i>download </i>menggunakan <i>BitTorrent</i> dengan menggunakan <i>download accelerator </i><span> </span>dan P2P biasa, yakni semakin banyak <i>peer</i> yang men – <i>download</i> file yang sama maka akan semakin lambat ( kebalikan dari menggunakan <i>BitTorrent</i>).</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>            </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span>            </span>Jadi tips agar men – download dengan menggunakan aplikasi BitTorrent lebih cepat ialah, jika setelah selesai mendownload biarkan aplikasi BitTorrent anda tetap aktif, sehingga anda menjadi <i>peer</i> dan orang lain dapat mendownload filenya dari anda.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/abud83.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/abud83.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abud83.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abud83.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abud83.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abud83.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abud83.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abud83.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abud83.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abud83.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abud83.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abud83.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abud83.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abud83.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abud83.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abud83.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abud83.wordpress.com&amp;blog=3167093&amp;post=20&amp;subd=abud83&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abud83.wordpress.com/2008/03/24/bittorent/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0e2fffce383d7cc70c1b2ba588ff8364?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">abud83</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keutamaan Islam Dan Keindahannya</title>
		<link>http://abud83.wordpress.com/2008/03/18/keutamaan-islam-dan-keindahannya/</link>
		<comments>http://abud83.wordpress.com/2008/03/18/keutamaan-islam-dan-keindahannya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Mar 2008 04:30:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abud83</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam Dan Sunnah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abud83.wordpress.com/2008/03/18/keutamaan-islam-dan-keindahannya/</guid>
		<description><![CDATA[Keutamaan Islam Dan Keindahannya 1 Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas (Ttulisan Pertama dari dua tulisan 1/2) Islam adalah agama yang memiliki banyak keutamaan yang agung dan membuahkan hal-hal yang terpuji dan hasil-hasil yang mulia. Di antara keutamaan dan keindahan Islam adalah: 1. Islam menghapus seluruh dosa dan kesalahan bagi orang kafir yang masuk Islam. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abud83.wordpress.com&amp;blog=3167093&amp;post=19&amp;subd=abud83&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Keutamaan Islam Dan Keindahannya 1<br />
Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas<br />
(Ttulisan Pertama dari dua tulisan 1/2)</p>
<p>Islam adalah agama yang memiliki banyak keutamaan yang agung dan membuahkan hal-hal yang terpuji dan hasil-hasil yang mulia. Di antara keutamaan dan keindahan Islam adalah:</p>
<p>1. Islam menghapus seluruh dosa dan kesalahan bagi orang kafir yang masuk Islam.</p>
<p>Dalilnya adalah firman Allah Azza wa Jalla.</p>
<p>“Artinya : Katakanlah kepada orang-orang kafir itu, (Abu Sufyan dan kawan-kawannya) ‘Jika mereka berhenti (dari kekafiran-nya), niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosa mereka yang telah lalu; dan jika mereka kembali lagi (memerangi Nabi), sungguh akan berlaku (kepada mereka) sunnah (Allah terhadap) orang-orang terdahulu (dibinasakan).” [Al-Anfaal: 38]</p>
<p>Shahabat ‘Amr bin al-‘Ash رضي الله عنه yang menceritakan kisahnya ketika masuk Islam, beliau رضي الله عنه berkata:</p>
<p>“Artinya : &#8230; Ketika Allah menjadikan Islam dalam hatiku, aku mendatangi Nabi Sholallahu alaihi wa salam, dan aku berkata, ‘Bentangkanlah tanganmu, aku akan berbai’at kepadamu.’ Maka Nabi  Sholallahu alaihi wa salam membentangkan tangan kanannya. Dia (‘Amr bin al-‘Ash رضي الله عنه) berkata, ‘Maka aku tahan tanganku (tidak menjabat tangan Nabi Sholallahu alaihi wa salam).’ Maka Nabi Sholallahu alaihi wa salam bertanya, ‘Ada apa wahai ‘Amr?’ Dia berkata, ‘Aku ingin me-minta syarat!’ Maka, Nabi Sholallahu alaihi wa salam bertanya, ‘Apakah syaratmu?’ Maka aku berkata, ‘Agar aku diampuni.’ Maka Nabi Sholallahu alaihi wa salam berkata, ‘Apakah engkau belum tahu bahwa sesungguhnya Islam itu menghapus dosa-dosa yang dilakukan sebelumnya, hijrah itu menghapus dosa-dosa sebelumnya, dan haji itu menghapus dosa-dosa sebelumnya?’” 2</p>
<p>2. Apabila seseorang masuk Islam kemudian baik ke-Islamannya, maka ia tidak disiksa atas perbuatannya pada waktu dia masih kafir, bahkan Allah Azza wa Jalla akan melipatgandakan pahala amal-amal kebaikan yang pernah dilakukannya. Dalam sebuah hadits dinyatakan:</p>
<p>&#8220;Artinya : Dari Abu Hurairah رضي الله عنه, Rasulullah Sholallahu alaihi wa salam bersabda: “Jika baik keIslaman seseorang di antara kalian, maka setiap kebaikan yang dilakukannya akan ditulis sepuluh kali lipat sampai tujuh ratus kali lipat. Adapun keburukan yang dilakukannya akan ditulis satu kali sampai ia bertemu Allah.” 3</p>
<p>[3]. Islam tetap menghimpun amal kebaikan yang pernah dilakukan seseorang baik ketika masih kafir maupun ketika sudah Islam.</p>
<p>&#8220;Artinya : Dari Hakim bin Hizam رضي الله عنه, ia berkata, “Wahai Rasulullah, apakah engkau memandang perbuatan-perbuatan baik yang aku lakukan sewaktu masa Jahiliyyah seperti shadaqah, membebaskan budak atau silaturahmi tetap mendapat pahala?” Maka Nabi Sholallahu alaihi wa salam bersabda, “Engkau telah masuk Islam beserta semua kebaikanmu yang dahulu.” 4</p>
<p>4. Islam sebagai sebab terhindarnya seseorang dari siksa Neraka.</p>
<p>&#8220;Artinya : Dari  Anas رضي الله عنه, beliau berkata, “Ada seorang anak Yahudi yang selalu membantu Nabi Sholallahu alaihi wa salam, kemudian ia sakit. Maka, Nabi Sholallahu alaihi wa salam datang menengoknya, lalu duduk di dekat kepalanya, seraya mengatakan, ‘Masuk Islam-lah!’ Maka anak Yahudi itu melihat ke arah ayahnya yang berada di sampingnya, maka ayahnya berkata, ‘Taatilah Abul Qasim (Nabi Sholallahu alaihi wa salam).’ Maka anak itu akhirnya masuk Islam. Kemudian Nabi Sholallahu alaihi wa salam keluar seraya mengatakan, ‘Segala puji hanya milik Allah yang telah menyelamatkannya dari siksa Neraka.’” 5</p>
<p>Dalam hadits lain yang berasal dari Shahabat Abu Hurairah رضي الله عنه, Nabi Sholallahu alaihi wa salam bersabda:</p>
<p>“&#8230;Sesungguhnya tidak akan masuk Surga melainkan jiwa muslim dan sesungguhnya Allah menolong agama ini dengan orang-orang fajir.” 6</p>
<p>5. Kemenangan, kesuksesan dan kemuliaan terdapat dalam Islam.</p>
<p>&#8220;Artinya : Dari Shahabat ‘Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash رضي الله عنه, bahwasanya Rasulullah Sholallahu alaihi wa salam  bersabda, “Sungguh telah beruntung orang  yang masuk Islam, dan diberi rizki yang cukup dan Allah memberikan sifat qana’ah (merasa cukup) atas rizki yang ia terima.” 7</p>
<p>‘Umar bin al-Khaththab رضي الله عنه berkata, “Kami adalah suatu kaum yang telah dimuliakan oleh Allah Azza wa Jalla dengan Islam, maka bila kami mencari kemuliaan dengan selain cara-cara Islam maka Allah akan menghinakan kami.”  8</p>
<p>6. Kebaikan seluruhnya terdapat dalam Islam. Tidak ada kebaikan baik di kalangan orang Arab maupun non Arab, melainkan dengan Islam.<br />
Rasulullah Sholallahu alaihi wa salam bersabda:</p>
<p>Artinya : “Setiap penghuni rumah baik dari kalangan orang Arab atau orang Ajam (non Arab), jika Allah menghendaki kepada mereka kebaikan, maka Allah berikan hidayah kepada mereka untuk masuk ke dalam Islam, kemudian akan terjadi fitnah-fitnah seolah-olah seperti naungan awan.” 9</p>
<p>7. Islam membuahkan berbagai macam kebaikan dan keberkahan di dunia dan akhirat.</p>
<p>Rasulullah Sholallahu alaihi wa salam bersabda:</p>
<p>“Artinya : Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla tidak menzhalimi satu kebaikan pun dari seorang mukmin, diberi dengannya di dunia dan dibalas dengannya di akhirat. Adapun orang kafir diberi makan dengan kebaikan yang dilakukannya karena Allah di dunia sehingga jika tiba akhirat, kebaikannya tersebut tidak akan dibalas.”  10</p>
<p>8. Suatu amal shalih yang sedikit dapat menjadi amal shalih yang banyak dengan sebab Islam yang shahih, yaitu tauhid dan ikhlas. Beramal sedikit saja namun diberikan ganjaran dengan pahala yang melimpah.</p>
<p>Dalam sebuah hadits dinyatakan:</p>
<p>&#8220;Artinya : Dari al-Bara’ رضي الله عنه, ia berkata, “Seorang laki-laki yang memakai pakaian besi mendatangi Nabi Sholallahu alaihi wa salam kemudian ia bertanya, ‘Wahai Rasulullah, apakah aku boleh ikut perang ataukah aku masuk Islam terlebih dahulu?’ Maka, Rasulullah  Sholallahu alaihi wa salam menjawab, ‘Masuk Islamlah terlebih dahulu, baru kemudian ikut berperang.’ Maka, laki-laki tersebut masuk Islam lalu ikut berperang dan akhirnya terbunuh (dalam peperangan). Rasulullah Sholallahu alaihi wa salam pun bersabda: ‘Laki-laki tersebut beramal sedikit namun diganjar sangat banyak.’”11</p>
<p>9. Islam membuahkan cahaya bagi penganutnya di dunia dan akhirat.</p>
<p>Allah Azza wa Jalla berfirman:</p>
<p>“Maka apakah orang-orang yang dibukakan hatinya oleh Allah untuk (menerima) agama Islam lalu dia mendapat cahaya dari Rabb-nya (sama dengan orang yang membatu hatinya)? Maka, celakalah mereka yang hatinya telah membatu untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata.” [Az-Zumar: 22]</p>
<p>10. Islam menyuruh kepada setiap kebaikan dan melarang dari setiap keburukan.</p>
<p>Tiada satu pun kebaikan, baik yang kecil maupun yang besar, melainkan Islam telah membimbingnya dan menunjukinya, sebaliknya tidak ada satu pun keburukan melainkan Islam telah mem-peringatkan dan melarangnya.</p>
<p>11. Islam menjaga agama.<br />
Islam mengharamkan seseorang murtad (keluar dari agama Islam), bahkan orang yang murtad boleh dibunuh (Ini tugas ulil amri yang mengeksekusinya &#8211; tambahan).</p>
<p>12. Islam menjaga jiwa.<br />
Allah Azza wa Jalla mengharamkan pembunuhan dan penumpahan darah umat Islam. Islam memelihara jiwa, oleh karena itu Islam mengharamkan pembunuhan secara tidak haq (benar), dan hukuman bagi orang yang membunuh jiwa seseorang secara tidak benar adalah hukuman mati.</p>
<p>Maka dari itu jarang terjadi pembunuhan di negeri yang menerapkan syari’at Islam. Karena apabila seseorang mengetahui bahwa bila ia membunuh seseorang akan di-bunuh pula maka ia tidak akan melakukan pembunuhan, karena hal itu masyarakat hidup dengan penuh rasa aman dari kejahatan pembunuhan.</p>
<p>Allah سبحانه و تعالى berfirman:</p>
<p>“Dan dalam qishash itu ada (jaminan) kehidupan bagimu, wahai orang-orang yang berakal, agar kamu bertaqwa.” [Al-Baqarah: 179]</p>
<p>13. Islam menjaga akal. Oleh karena itu Islam mengharamkan setiap yang memabukkan seperti khamr (minuman keras), narkoba dan rokok.</p>
<p>Allah Azza wa Jalla berfirman:</p>
<p>“Artinya : Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya khamr (minuman keras), berjudi, (berkorban untuk) berhala dan mengundi nasib dengan anak panah, adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah (perbuatan-perbuatan itu) agar kamu beruntung.” [Al-Maa-idah: 90]</p>
<p>Khamr adalah apa-apa yang menutup akal, baik bentuk-nya basah maupun kering, yang dimakan atau diminum dan setiap yang memabukkan adalah sumber dari segala kejelekan, sarangnya dosa dan pintu setiap kejelekan. Barang-siapa yang tidak menjauhkannya, maka ia telah durhaka kepada Allah Azza wa Jalla  dan Rasul-Nya Sholallahu alaihi wa salam dan ia berhak mendapatkan hukuman, siksa, adzab dan diancam dengan masuk Neraka. Nabi Sholallahu alaihi wa salam diutus untuk menghalalkan yang baik-baik dan mengharamkan yang jelek-jelek.</p>
<p>Allah Azza wa Jalla berfirman:</p>
<p>“…Dan yang menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan yang mengharamkan bagi mereka segala yang buruk…” [Al-A’raaf: 157]</p>
<p>14. Islam menjaga harta.</p>
<p>Oleh karena itu Islam menga-jarkan amanah (kejujuran) dan menghargai orang-orang yang amanah, bahkan menjanjikan kehidupan bahagia dan Surga kepada mereka. Islam melarang menipu, korupsi dan mencuri serta mengancam pelakunya dengan hukuman. Islam mensyari’atkan had pencurian, yaitu potong tangan pencuri agar seseorang tidak memberanikan diri mencuri harta orang lain. Dan apabila ia tidak merasa takut akan hukuman di akhirat, maka ia akan jera karena dipotong tangannya. Maka dari itu, masyarakat yang hidup di suatu negeri yang menerapkan syari’at Islam merasa aman terhadap harta kekayaan mereka, bahkan jikalau potong tangan di-laksanakan maka sangat jarang sekali adanya pencuri. Allah Azza wa Jalla berfirman:</p>
<p>“Artinya : Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya (sebagai) balasan atas per-buatan yang mereka lakukan dan sebagai siksaan dari Allah. Dan Allah Maha Perkasa lagi Mahabijaksana.” [Al-Maa-idah: 38]</p>
<p>15. Islam menjaga nasab (keturunan).<br />
Allah Azza wa Jalla mengharamkan zina dan segala jalan yang membawa kepada zina. Allah Azza wa Jalla berfirman:</p>
<p>“Artinya : Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” [Al-Israa’: 32]</p>
<p>Allah Azza wa Jalla juga berfirman:</p>
<p>“Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah masing-masing seorang dari keduanya seratus kali dera dan janganlah rasa belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah dan hari Akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang beriman.” [An-Nuur: 2]</p>
<p>16. Islam menjaga kehormatan.</p>
<p>Allah Azza wa Jalla mengharamkan menuduh orang baik-baik sebagai pezina atau dengan tuduhan-tuduhan lainnya yang merusak kehormatan-nya.</p>
<p>Allah Azza wa Jalla berfirman:</p>
<p>“Artinya : Sesungguhnya orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang baik-baik, yang lengah lagi beriman (dengan tuduhan berzina), mereka dilaknat di dunia dan akhirat dan bagi mereka adzab yang besar. Pada hari (ketika) lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.” [An-Nuur : 23-24]</p>
<p>Allah Azza wa Jalla berfirman:</p>
<p>“Artinya : Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan tanpa ada kesalahan yang mereka perbuat, maka sungguh mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.” [Al-Ahzaab: 58]</p>
<p>Rasulullah Sholallahu alaihi wa salam bersabda:</p>
<p>“&#8230; Sesungguhnya darah kalian, harta benda kalian, kehormatan kalian, haram atas kalian seperti terlarang-nya hari ini, bulan ini dan negeri ini, hendaknya yang hadir menyampaikan kepada yang tidak hadir&#8230;”  12</p>
<p>Islam memerintah kepada setiap kebaikan dan melarang dari setiap keburukan. Setiap perintah agama Islam pasti mengandung manfaat dan kebaikan, dan sebaliknya setiap larangan agama Islam pasti mengandung kerugian dan kejelekan. Oleh karena itu setiap perintah dan larangan Islam termasuk di antara keindahannya.</p>
<p>[Disalin dari buku Prinsip Dasar Islam Menutut Al-Qur’an dan As-Sunnah yang Shahih, Penulis Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit Pustaka At-Taqwa Po Box 264 Bogor 16001, Cetakan ke 2]<br />
__________<br />
Foote Note<br />
1]. Pembahasan ini diambil dari kitab Nurul Islam wa Zhulumatil Kufri oleh Syaikh Dr. Sa’id bin Wahf al-Qahthani, dan ath-Thariiq ilal Islaam oleh Syaikh Muhammad bin Ibrahim al-Hamd.<br />
[2]. HR. Muslim: Kitabul Iman (no. 121) dari ‘Amr bin al- ‘Ash رضي الله عنه<br />
[3]. HR. Muslim dalam Kitabul Iman (no. 129) dari Abu Hurairah رضي الله عنه<br />
[4]. HR. Al-Bukhari, Kitab Zakat (no. 1436, 2220, 2538, 5992) dan Muslim dalam Kitabul Iman (no. 123), dari Shahabat Hakim bin Hizam رضي الله عنه<br />
[5]. HR. Al-Bukhari (no. 1356, 5657) dari Shahabat Anas رضي الله عنه<br />
[6]. HR. Al-Bukhari, Kitab Jihad (no. 3062) dan Muslim (no. 111), dari Shahabat Abu Hurairah رضي الله عنه<br />
[7]. HR. Muslim dalam Kitab Zakat (no. 1054) dari Shahabat ‘Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash رضي الله عنه<br />
[8]. Riwayat al-Hakim dalam al-Mustadrak (I/62), ia berkata shahih dan disetujui oleh adz-Dzahabi dari Thariq bin Syihab rahimahullah<br />
[9]. HR. Ahmad (III/477), al-Hakim (I/34) dan dishahihkan oleh Syaikh al-Albani rahimahullah dalam Silsilah al-Ahaadits ash-Shahiihah (no. 51) dari Shahabat Kurz bin ‘Alqamah al-Khuza’iy رضي الله عنه<br />
[10]. HR. Muslim (no. 2808 (56)), dari Shahabat Anas bin Malik رضي الله عنه<br />
[11]. HR. Al-Bukhari dalam Kitab Jihad (no. 2808) dan Muslim dalam Kitab ‘Imarah (no. 1900), lafazh hadits ini milik al-Bukhari, dari Shahabat Bara’ bin ‘Azib رضي الله عنه<br />
[12]. Yang melaksanakan perkara ini adalah ulil amri (penguasa).<br />
Kategori: Prinsip Dasar Islam<br />
Sumber: http://www.almanhaj.or.id<br />
Tanggal: Minggu, 4 Februari 2007 10:54:52 WIB</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/abud83.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/abud83.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abud83.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abud83.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abud83.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abud83.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abud83.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abud83.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abud83.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abud83.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abud83.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abud83.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abud83.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abud83.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abud83.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abud83.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abud83.wordpress.com&amp;blog=3167093&amp;post=19&amp;subd=abud83&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abud83.wordpress.com/2008/03/18/keutamaan-islam-dan-keindahannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0e2fffce383d7cc70c1b2ba588ff8364?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">abud83</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Wahabi</title>
		<link>http://abud83.wordpress.com/2008/03/18/wahabi/</link>
		<comments>http://abud83.wordpress.com/2008/03/18/wahabi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Mar 2008 04:29:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abud83</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam Dan Sunnah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abud83.wordpress.com/2008/03/18/wahabi/</guid>
		<description><![CDATA[Pengertian Wahabi Dan Siapa Muhammad Bin Abdul Wahhab Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu Orang-orang biasa menuduh &#8220;wahabi &#8221; kepada setiap orang yang melanggar tradisi, kepercayaan dan bid&#8217;ah mereka, sekalipun kepercayaan-kepercayaan mereka itu rusak, bertentangan dengan Al-Qur&#8217;anul Karim dan hadits-hadits shahih. Mereka menentang dakwah kepada tauhid dan enggan berdo&#8217;a (memohon) hanya kepada Allah semata. Suatu kali, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abud83.wordpress.com&amp;blog=3167093&amp;post=18&amp;subd=abud83&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pengertian Wahabi Dan Siapa Muhammad Bin Abdul Wahhab<br />
Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu</p>
<p>Orang-orang biasa menuduh &#8220;wahabi &#8221; kepada setiap orang yang melanggar tradisi, kepercayaan dan bid&#8217;ah mereka, sekalipun kepercayaan-kepercayaan mereka itu rusak, bertentangan dengan Al-Qur&#8217;anul Karim dan hadits-hadits shahih. Mereka menentang dakwah kepada tauhid dan enggan berdo&#8217;a (memohon) hanya kepada Allah semata.</p>
<p>Suatu kali, di depan seorang syaikh penulis membacakan hadits riwayat Ibnu Abbas yang terdapat dalam kitab Al-Arba&#8217;in An-Nawa-wiyah. Hadits itu berbunyi.</p>
<p>&#8220;Artinya : Jika engkau memohon maka mohonlah kepada Allah, dan jika engkau meminta pertolongan, maka mintalah pertolongan kepa-da Allah.&#8221; [Hadits Riwayat  At-Tirmidzi, ia berkata hadits hasan shahih</p>
<p>Penulis sungguh kagum terhadap keterangan Imam An-Nawawi ketika beliau mengatakan, "Kemudian jika kebutuhan yang dimintanya -menurut tradisi- di luar batas kemampuan manusia, seperti meminta hidayah (petunjuk), ilmu, kesembuhan dari sakit dan kesehatan maka hal-hal itu (mesti) memintanya hanya kepada Allah semata. Dan jika hal-hal di atas dimintanya kepada makhluk maka itu amat tercela."</p>
<p>Lalu kepada syaikh tersebut penulis katakan, "Hadits ini berikut keterangannya menegaskan tidak dibolehkannya meminta pertolongan kepada selain Allah." Ia lalu menyergah, "Malah sebaliknya, hal itu dibolehkan!"</p>
<p>Penulis lalu bertanya, "Apa dalil anda?" Syaikh itu ternyata marah sambil berkata dengan suara tinggi, "Sesungguhnya bibiku berkata, wahai Syaikh Sa'd!1" dan Aku bertanya padanya, "Wahai bibiku, apakah Syaikh Sa'd dapat memberi manfaat kepadamu?" Ia menjawab, "Aku berdo'a (meminta) kepadanya, sehingga ia menyampaikannya kepada Allah, lalu Allah menyembuhkanku."</p>
<p>Lalu penulis berkata, "Sesungguhnya engkau adalah seorang alim. Engkau banyak habiskan umurmu untuk membaca kitab-kitab. Tetapi sungguh mengherankan, engkau justru mengambil akidah dari bibimu yang bodoh itu." lalu berkata, "Pola pikirmu adalah pola pikir wahabi. Engkau pergi berumrah lalu datang dengan membawa kitab-kitab wahabi."</p>
<p>Padahal penulis tidak mengenal sedikitpun tentang wahabi kecuali sekedar penulis dengar dari para syaikh. mereka berkata tentang wahabi, "Orang-orang wahabi adalah mereka yang melanggar tradisi orang kebanyakan. mereka tidak percaya kepada para wali dan karamah-karamahnya, tidak mencintai Rasul dan berbagai tuduhan dusta lainnya."</p>
<p>Jika orang-orang wahabi adalah mereka yang percaya hanya kepada pertolongan Allah semata, dan percaya yang menyembuhkan hanyalah Allah, maka aku wajib mengenal wahabi lebih jauh."</p>
<p>Kemudian penulis tanyakan jama'ahnya, sehingga penulis mendapat informasi bahwa pada setiap Kamis sore mereka menyelenggarakan pertemuan untuk mengkaji pelajaran tafsir, hadits dan fiqih.</p>
<p>Bersama anak-anak penulis dan sebagian pemuda intelektual, penulis mendatangi majelis mereka. Kami masuk ke sebuah ruangan yang besar. Sejenak kami menanti, sampai tiada berapa lama seorang syaikh yang sudah berusia masuk ruangan. Beliau memberi salam kepada kami dan menjabat tangan semua hadirin dimulai dari sebelah kanan, beliau lalu duduk di kursi dan tak seorang pun berdiri untuknya. Penulis berkata dalam hati, "Ini adalah seorang syaikh yang tawadhu' (rendah hati), tidak suka orang berdiri untuknya (dihormati)."</p>
<p>alu syaikh membuka pelajaran dengan ucapan,</p>
<p>"Artinya : Sesungguhnya segala puji adalah untuk Allah. Kepada Allah kami memuji, memohon pertolongan dan ampunan.", dan selanjutnya hingga selesai, sebagaimana Rasulullah sholallahu alaihi wa salam biasa membuka khutbah dan pelajarannya.</p>
<p>Kemudian Syaikh itu memulai bicara dengan menggunakan bahasa Arab. Beliau menyampaikan hadits-hadits seraya menjelaskan derajat shahihnya dan para perawinya. Setiap kali menyebut nama Nabi, beliau mengucapkan shalawat atasnya. Di akhir pelajaran, beberapa soal tertulis diajukan kepadanya. Beliau menjawab soal-soal itu dengan dalil dari Al-Qur'anul Karim dan sunnah Nabi sholallahu alaihi wa salam. Beliau berdiskusi dengan hadirin dan tidak menolak setiap penanya. Di akhir pelajaran, beliau berkata, "Segala puji bagi Allah bahwa kita termasuk orang-orang Islam dan salaf.2. Sebagian orang menuduh kita orang-orang wahabi. Ini termasuk tanaabuzun bil alqaab (memanggil dengan panggilan-panggilan yang buruk). Allah melarang kita dari hal itu dengan firmanNya,</p>
<p>"Artinya : Dan janganlah kamu panggil-memanggil dengan gelar-gelar yang buruk."  [Al-Hujurat: 11]</p>
<p>Dahulu, mereka menuduh Imam Syafi&#8217;i dengan rafidhah. Beliau lalu membantah mereka dengan mengatakan, &#8220;Jika rafidah (berarti) mencintai keluarga Muhammad sholallahu alaihi wa salam. Maka hendaknya jin dan manusia menyaksikan bahwa sesungguhnya aku adalah rafidhah.&#8221;</p>
<p>Maka, kita juga membantah orang-orang yang menuduh kita wahabi, dengan ucapan salah seorang penyair, &#8220;Jika pengikut Ahmad adalah wahabi. Maka aku berikrar bahwa sesungguhnya aku wahabi.&#8221;</p>
<p>Ketika pelajaran usai, kami keluar bersama-sama sebagian para pemuda. Kami benar-benar dibuat kagum oleh ilmu dan kerendahan hatinya. Bahkan aku mendengar salah seorang mereka berkata, &#8220;Inilah syaikh yang sesungguhnya!&#8221;</p>
<p>PENGERTIAN WAHABI<br />
Musuh-musuh tauhid memberi gelar wahabi kepada setiap muwahhid (yang mengesakan Allah), nisbat kepada Muhammad bin Abdul Wahab, Jika mereka jujur, mestinya mereka mengatakan Muhammadi nisbat kepada namanya yaitu Muhammad. Betapapun begitu, ternyata Allah menghendaki nama wahabi sebagai nisbat kepada Al-Wahhab (Yang Maha Pemberi), yaitu salah satu dari nama-nama Allah yang paling baik (Asmaa&#8217;ul Husnaa).</p>
<p>Jika shufi menisbatkan namanya kepada jama&#8217;ah yang memakai shuf (kain wol) maka sesungguhnya wahabi menisbatkan diri mereka dengan Al-Wahhab (Yang Maha Pemberi), yaitu Allah yang memberikan tauhid dan meneguhkannya untuk berdakwah kepada tauhid.</p>
<p>MUHAMMAD BIN ABDUL WAHAB<br />
Beliau dilahirkan di kota &#8216;Uyainah, Nejed pada tahun 1115 H. Hafal Al-Qur&#8217;an sebelum berusia sepuluh tahun. Belajar kepada ayahandanya tentang fiqih Hambali, belajar hadits dan tafsir kepada para syaikh dari berbagai negeri, terutama di kota Madinah.  Beliau memahami tauhid dari Al-Kitab dan As-Sunnah. Perasaan beliau tersentak setelah menyaksikan apa yang terjadi di negerinya Nejed dengan negeri-negeri lainnya yang beliau kunjungi berupa kesyirikan, khurafat dan bid&#8217;ah. Demikian juga soal menyucikan dan mengkultuskan kubur, suatu hal yang bertentangan dengan ajaran Islam yang benar.</p>
<p>Ia mendengar banyak wanita di negerinya bertawassul dengan pohon kurma yang besar. Mereka berkata, &#8220;Wahai pohon kurma yang paling agung dan besar, aku menginginkan suami sebelum setahun ini.&#8221;</p>
<p>Di Hejaz, ia melihat pengkultusan kuburan para sahabat, keluarga Nabi (ahlul bait), serta kuburan Rasulullah sholallahu alaihi wa salam, hal yang sesungguhnya tidak boleh dilakukan kecuali hanya kepada Allah semata.</p>
<p>Di Madinah, ia mendengar permohonan tolong (istighaatsah) kepada Rasulullah sholallahu alaihi wa salam, serta berdo&#8217;a (memohon) kepada selain Allah, hal yang sungguh bertentangan dengan Al-Qur&#8217;an dan sabda Rasulullah sholallahu alaihi wa salam. Al-Qur&#8217;an menegaskan:</p>
<p>&#8220;Artinya : Dan janganlah kamu menyembah apa-apa yang tidak memberi manfa&#8217;at dan tidak (pula) memberi madharat kepadamu selain Allah, sebab jika kamu berbuat (yang demikian) itu, sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk orang-orang yang zhalim.&#8221; [Yunus : 106]</p>
<p>Zhalim dalam ayat ini berarti syirik. Suatu kali, Rasulullah sholallahu alaihi wa salam berkata kepada anak pamannya, Abdullah bin Abbas:</p>
<p>&#8220;Artinya : Jika engkau memohon, mohonlah kepada Allah, dan jika engkau meminta pertolongan mintalah pertolongan kepada Allah.&#8221; [Hadits Riwayat At-Tirmidzi, ia berkata hasan shahih)</p>
<p>Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab menyeru kaumnya kepada tauhid dan berdo'a (memohon) kepada Allah semata, sebab Dialah Yang Mahakuasa dan Yang Maha Menciptakan sedangkan selainNya adalah lemah dan tak kuasa menolak bahaya dari dirinya dan dari orang lain. Adapun mahabbah (cinta kepada orang-orang shalih), adalah dengan mengikuti amal shalihnya, tidak dengan menjadikannya sebagai perantara antara manusia dengan Allah, dan juga tidak menjadikannya sebagai tempat bermohon selain daripada Allah.</p>
<p>[1]. Penentangan Orang-Orang Batil Terhadapnya<br />
Para ahli bid&#8217;ah menentang keras dakwah tauhid yang dibangun oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab. Ini tidak mengherankan, sebab musuh-musuh tauhid telah ada sejak zaman Rasulullah sholallahu alaihi wa salam. Bahkan mereka merasa heran terhadap dakwah kepada tauhid. Allah berfirman:</p>
<p>&#8220;Artinya : Mengapa ia menjadikan tuhan-tuhan itu Tuhan Yang Satu saja? Sesungguhnya ini benar-benar suatu hal yang sangat mengherankan.&#8221; [Shaad : 5]</p>
<p>Musuh-musuh syaikh memulai perbuatan kejinya dengan memerangi dan menyebarluaskan berita-berita bohong tentangnya. Bahkan mereka bersekongkol untuk membunuhnya dengan maksud agar dakwahnya terputus dan tak berkelanjutan. Tetapi Allah Subhannahu wa Ta&#8217;ala menjaganya dan memberinya penolong, sehingga dakwah tauhid terbesar luas di Hejaz, dan di negara-negara Islam lainnya.</p>
<p>Meskipun demikian, hingga saat ini, masih ada pula sebagian manusia yang menyebarluaskan berita-berita bohong. Misalnya mereka mengatakan, dia (Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab) adalah pembuat madzhab yang kelima3, padahal dia adalah seorang penganut madzhab Hambali. Sebagian mereka mengatakan, orang-orang wahabi tidak mencintai Rasulullah sholallahu alaihi wa salam serta tidak bershalawat atasnya. Mereka anti bacaan shalawat.</p>
<p>Padahal kenyataannya, Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab -rahimahullah- telah menulis kitab &#8220;Mukhtashar Siiratur Rasuul sholallahu alaihi wa salam &#8220;. Kitab ini bukti sejarah atas kecintaan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab kepada Rasulullah sholallahu alaihi wa salam. Mereka mengada-adakan berbagai cerita dusta tentang Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab, suatu hal yang karenanya mereka bakal dihisab pada hari Kiamat.</p>
<p>Seandainya mereka mau mempelajari kitab-kitab beliau dengan penuh kesadaran, niscaya mereka akan menemukan Al-Qur&#8217;an, hadits dan ucapan sahabat sebagai rujukannya.</p>
<p>Seseorang yang dapat dipercaya memberitahukan kepada penulis, bahwa ada salah seorang ulama yang memperingatkan dalam pengajian-pengajiannya dari ajaran wahabi. Suatu hari, salah seorang dari hadirin memberinya sebuah kitab karangan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab. Sebelum diberikan, ia hilangkan terlebih dahulu nama pengarangnya. Ulama itu membaca kitab tersebut dan amat kagum dengan kandungannya. Setelah mengetahui siapa penulis buku yang dibaca, mulailah ia memuji Muhammad bin Abdul Wahab.</p>
<p>[2]. Dalam Sebuah Hadits Disebutkan:</p>
<p>&#8221; Artinya : Ya Allah, berilah keberkahan kepada kami di negeri Syam, dan di negeri Yaman. Mereka berkata, &#8216;Dan di negeri Nejed.&#8217; Rasulullah berkata, &#8216;Di sana banyak terjadi berbagai kegoncangan dan fitnah, dan di sana (tempat) munculnya para pengikut setan.&#8221; [Hadits Riwayat Al-Bukhari dan Muslim]</p>
<p>Ibnu Hajar Al-&#8217;Asqalani dan ulama lainnya menyebutkan, yang dimaksud Nejed dalam hadits di atas adalah Nejed Iraq. Hal itu terbukti dengan banyaknya fitnah yang terjadi di sana. Kota yang juga di situ Al-Husain bin Ali Radhiallahu anhuma dibunuh.</p>
<p>Hal ini berbeda dengan anggapan sebagian orang, bahwa yang dimaksud dengan Nejed adalah Hejaz, kota yang tidak pernah tampak di dalamnya fitnah sebagaimana yang terjadi di Iraq. Bahkan seba-liknya, yang tampak di Nejed Hejaz adalah tauhid, yang karenanya Allah menciptakan alam, dan karenanya pula Allah mengutus para rasul.</p>
<p>[3]. Sebagian Ulama Yang Adil Sesungguhnya Menyebutkan<br />
Bahwa Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab adalah salah seorang mujaddid (pembaharu) abad dua belas Hijriyah. Mereka menulis buku-buku tentang beliau. Di antara para pengarang yang menulis buku tentang Syaikh adalah Syaikh Ali Thanthawi. Beliau menulis buku tentang &#8220;Silsilah Tokoh-tokoh Sejarah&#8221;, di antara mereka terdapat Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab dan Ahmad bin &#8216;Irfan.</p>
<p>Dalam buku tersebut beliau menyebutkan, akidah tauhid sampai ke India dan negeri-negeri lainnya melalui jama&#8217;ah haji dari kaum muslimin yang terpengaruh dakwah tauhid di kota Makkah. Karena itu, kompeni Inggris yang menjajah India ketika itu, bersama-sama dengan musuh-musuh Islam memerangi akidah tauhid tersebut. Hal itu dilakukan karena mereka mengetahui bahwa akidah tauhid akan menyatukan umat Islam dalam melawan mereka.</p>
<p>Selanjutnya mereka mengomando kepada kaum Murtaziqah4 agar mencemarkan nama baik dakwah kepada tauhid. Maka mereka pun menuduh setiap muwahhid yang menyeru kepada tauhid dengan kata wahabi. Kata itu mereka maksudkan sebagai padanan dari tukang bid&#8217;ah, sehingga memalingkan umat Islam dari akidah tauhid yang menyeru agar umat manusia berdo&#8217;a hanya semata-mata kepada Allah. Orang-orang bodoh itu tidak mengetahui bahwa kata wahabi adalah nisbat kepada Al-Wahhaab (yang Maha Pemberi), yaitu salah satu dari Nama-nama Allah yang paling baik (Asma&#8217;ul Husna) yang memberikan kepadanya tauhid dan menjanjikannya masuk Surga.</p>
<p>[Disalin dari kitab Minhajul Firqah An-Najiyah Wat Thaifah Al-Manshurah, edisi Indonesia Jalan Golongan Yang Selamat, Penulis Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu, Penerjemah Ainul Haris Umar Arifin Thayib, Penerbit Darul Haq]<br />
________<br />
Foote Note<br />
1. Dia memohon pertolongan kepada Syaikh Sa&#8217;d yang dikuburkan di dalam masjidnya.<br />
2. Orang-orang Salaf adalah mereka yang mengikuti jalan para Salafus Shalih. Yaitu Rasulullah sholallahu alaihi wa salam, para sahabat dan tabi&#8217;in<br />
3.Sebab yang terkenal dalam dunia Fiqih hanya ada empat madzhab, Hanafi, Maliki, Syafi&#8217;i dan Hambali.<br />
4. Kaum Murtaziqoh yaitu orang-orang bayaran.<br />
Kategori: Fokus Utama<br />
Sumber: http://www.almanhaj.or.id<br />
Tanggal: Minggu, 5 Maret 2006 08:06:00 WIB</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/abud83.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/abud83.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abud83.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abud83.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abud83.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abud83.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abud83.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abud83.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abud83.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abud83.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abud83.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abud83.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abud83.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abud83.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abud83.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abud83.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abud83.wordpress.com&amp;blog=3167093&amp;post=18&amp;subd=abud83&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abud83.wordpress.com/2008/03/18/wahabi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0e2fffce383d7cc70c1b2ba588ff8364?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">abud83</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Buta Tentang Islam ! Bagaimana Mengobatinya ?</title>
		<link>http://abud83.wordpress.com/2008/03/18/buta-tentang-islam-bagaimana-mengobatinya/</link>
		<comments>http://abud83.wordpress.com/2008/03/18/buta-tentang-islam-bagaimana-mengobatinya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Mar 2008 04:28:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abud83</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam Dan Sunnah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abud83.wordpress.com/2008/03/18/buta-tentang-islam-bagaimana-mengobatinya/</guid>
		<description><![CDATA[Buta Tentang Islam ! Bagaimana Mengobatinya ? oleh : DR. ‘Aadil ibn ‘Ali As-Syuddie Islam Agama Ilmu Islam adalah agama ilmu dan pengajaran, agama yang nyata dan jelas. Setiap muslim memiliki ilmu yang pasti dan benar yang tidak dimiliki oleh pakar-pakar dan budayawan-budayawan non-muslim &#8230;&#8230;. Dia mengetahui bahwa Alloh itu satu, tidak ada sekutu bagi-Nya. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abud83.wordpress.com&amp;blog=3167093&amp;post=17&amp;subd=abud83&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Buta Tentang Islam ! Bagaimana Mengobatinya ?<br />
oleh : DR. ‘Aadil ibn ‘Ali As-Syuddie<br />
Islam Agama Ilmu</p>
<p>Islam adalah agama ilmu dan pengajaran, agama yang nyata dan jelas. Setiap muslim memiliki ilmu yang pasti dan benar yang tidak dimiliki oleh pakar-pakar dan budayawan-budayawan non-muslim &#8230;&#8230;. Dia mengetahui bahwa Alloh itu satu, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan dia juga mengetahui; Bagaimana awal mula penciptaan manusia? Untuk apa diciptakan? Dan ke mana akan kembali?. Seorang muslim juga beriman (percaya dan membenarkan) adanya kebangkitan setelah kematian, adanya surga dan neraka. Ini adalah sebagian ilmu yaqinie( pasti kebenarannya) yang tidak dimiliki oleh orang selain muslim.</p>
<p>Oleh karenanya, bukan sesuatu keanehan ayat pertama dari Al-Quran yang diturunkan berkaitan dengan perintahkan untuk membaca, di mana ia merupakan alat untuk mendapatkan ilmu:</p>
<p>Artinya: Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan<br />
(QS: Al-Alaq: 1)</p>
<p>Dan juga bukan suatu yang mengherankan jika Alloh Ta’ala mengokohkan manusia dengan mengajarinya tentang Al-Qur’an, sebelum dikuatkan penciptaan dan pengadaannya:</p>
<p>Artinya:<br />
(Tuhan) yang Maha Pemurah. Yang mengajarkan Al-Quran. Dia menciptakan manusia.(QS: Ar-Rohman: 1-3)</p>
<p>Dengan membaca nash-nash (baik ayat maupun hadist) yang menyebutkan tentang keutamaan ilmu dan dorongan untuk memperolehnya, seorang muslim akan sampai kepada arti pentingnya ilmu, bahwa ilmu yang sangat perlu untuk di cari adalah ilmu tentang Alloh, ayat-ayat, perintah-perintah dan larangan-larangan-Nya. Dia merupakan santapan bagi jiwa, menggembirakan hati, dan sebab yang mengantarkan kepada keselamatan serta kebahagiaan di dunia dan akhirat.<br />
Nilai Sebuah Ilmu</p>
<p>Manakala ilmu menjadi landasan maka ukuran-ukuran pun tepat dan timbangan-timbangan pun lurus. Ilmu (ilmu agama) merupakan barometer danpondasi di mana ilmu-ilmu yang lain dibangun di atasnya dari tempat keluarnya. Alloh Ta’ala berfirman:<br />
Artinya: “Katakan, apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui” (QS. Az-Zumar: 9)</p>
<p>Dalam ayat lain Alloh Ta’ala juga berfirman:Artinya:<br />
Alloh mengangkat orang-orang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.(QS: Al-Mujaadalah: 11)</p>
<p>Nabi Shollallohu alaihi was sallam melalui hadistnya bersabda: “ Ulama adalah pewaris para nabi” dalam sabdanya yang lain beliau juga bersabda: “Keutamaan orang berilmu dengan ahli ibadah seperti keutamaan bulan dengan bintang-bintang”, juga sabda beliau yang lain: “ Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya” .<br />
Sebuah Ironi</p>
<p>Di sini saya tidak bermaksud mengecilkan arti pentingnya ilmu-ilmu dunia sama sekali. Ia tetap mempunyai kedudukan penting dalam kehidupan kaum muslim. Ia merupakan bagian yang tidak terpisahkan. Seperti halnya keterbelakangan kaum muslimin dalam ilmu-ilmu ini, mempunyai andil bagi lemahnya kaum muslimin. Ini merupakan perkara yang sudah di ketahui oleh umum. Akan tetapi saya mengkritik orang yang menjadikan ilmu dunia sebagai pondasi bagi kemajuan dan ukuran keutamaan dalam bidang ilmu dan pengetahuan, serta lebih mengedepankannya dari ilmu-ilmu syariah yang beraneka-ragam.</p>
<p>Mengapa kita tidak saling bertanya apa yang menyebabkan kaum muslimin buta terhadap urusan-urusan agama mereka? Dan ketidaktahuan mereka terhadap kaidah-kaidah agama Islam yang paling sederhana sekalipun? Ini merupakan suatu keadaan aneh yang perlu segera dihentikan, serta disembuhkan dari pengaruhnya yang buruk.</p>
<p>Merupakan suatu hal yang menyakitkan, pada hari ini kita mendapati di kalangan umat Islam, orang yang mampu menulis dan berbicara tentang segala sesuatu secara mendalam serta bebas, dalam masalah ekonomi, politik, sastra, dan kebudayaan. Akan tetapi ia tidak mampu untuk menjabarkan (bukan sekedar hafal) pengertian Islam dan rukun-rukunnya, rukun iman dan dasar-dasarnya, tauhid dan macam-macamnya, pembatal-pembatal keislaman, demikian juga sholat beserta rukun-rukun, syarat-syarat dan kewajiban-kewajibannya.</p>
<p>Di antara kaum muslimin sekarang ada orang yang mempunyai ijazah bertumpuk-tumpuk dan gelar berderet-deret, telah mencapai usia separuh baya akan tetapi hampir tidak mampu untuk mengucapkan satu huruf Al-Quran, apalagi untuk membaca satu surat dari Al-Quran dengan tartil ( sesuai kaidah-kaidah tajwid). Suatu pemandangan yang menyedihkan memang.<br />
Obat yang Tepat</p>
<p>Sesungguhnya berterus-terang tentang penyakit yang diidap merupakan pintu pertama pengobatan. Dan mengakui kekurangan mempelajari kitab Alloh dan sunnah Rosul-Nya merupakan jalan pertama untuk memperbaiki dan meluruskannya. Alloh Ta’ala tidaklah membebani kita dengan beban yang berat. Kita tidak harus mengetahui semua permasalahan dalam agama Islam hingga masalah yang sekecil-kecilnya, tidak demikian. Cukuplah bagi kita seperti yang ditunjukkan firman Alloh berikut:</p>
<p>Artinya:<br />
Tidak sepatutnya bagi orang-orang yang mu’min itu pergi semuanya (ke medan perang ). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.(QS. At-Taubah: 122)</p>
<p>Perlu saya ditekankan di sini, hal ini tidak berarti seorang muslim itu berpaling dan membiarkan dirinya tidak mempelajari pokok-pokok dan agidah-aqidah agama Islam.</p>
<p>Terakhir kali: kita bertanya kepada diri kita sendiri berapa jam dalam satu minggu kita mengkhususkan untuk membaca Al-Quran serta mempelajarinya? Berapa waktu yang kita luangkan dalam satu minggu untuk mengkususkan diri menghadiri majelis-majelis ilmu, atau ceramah-ceramah agama? Apakah kita mengambil manfaat dari perkembangan teknologi komunikasi untuk mempelajari ilmu yang bermanfaat, melalui kaset, buku, dan situs-situs informasi dunia ?</p>
<p>Kesibukan para as-salaf as-solih (pendahulu-pendahulu kita dari sahabat, tabi’in, dan yang mengikutinya -semoga Alloh ridho kepada mereka semua-) dengan pekerjaan-pekerjaan hariannya, tidak melalaikan mereka untuk menyisihkan sebagian dari waktunya untuk menuntut ilmu syar’i. Urusan itu mudah bagi orang yang dimudahkan oleh Alloh. Ia membutuhkan keikhlasan dan ketakwaan. Alloh Ta’ala berfirman:</p>
<p>Artinya:<br />
Dan bertakwalah kepada Alloh; Alloh mengajarmu,<br />
(QS. Al-Baqoroh: 282)</p>
<p>Perkara ini juga membutuhkan langkah awal untuk memulainya. Nabi Shollallohu alaihi was sallam bersabda: “ Barang siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, Alloh akan memudahkan dengannya jalan menuju surga”. Selain itu langkah ini perlu diingatkan pula dengan sabda Nabi Shollallohu alaihi was sallam : “ Barang siapa yang Alloh menghendaki kebaikan padanya, Dia akan membuat orang itu paham terhadap agama Islam”.</p>
<p>Akhir kata, semoga keselamatan dan kesejahteraan Alloh limpahkan kepada Nabi kita Muhammad Shollallohu alaihi was sallam, keluarga dan para sahabatnya.</p>
<p>Penulis:<br />
DR. ‘Aadil ibn ‘Ali As-Syuddie<br />
Pengajar Pada Fakultas Kebudayaan Islam Universitas Malik Su’ud<br />
Kerajaan Saudi Arabia</p>
<p>Diterjemahkan dengan sedikit perubahan:<br />
- Sumber majalah dwi mingguan berbahasa arab Al-Da’wah,- edisi 1863 3 Sya’ban 1423 H/10 Oktober 2002.<br />
- oleh : Joko Pamungkas,. (dikutip dari alsofwah.or.id)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/abud83.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/abud83.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abud83.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abud83.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abud83.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abud83.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abud83.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abud83.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abud83.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abud83.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abud83.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abud83.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abud83.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abud83.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abud83.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abud83.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abud83.wordpress.com&amp;blog=3167093&amp;post=17&amp;subd=abud83&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abud83.wordpress.com/2008/03/18/buta-tentang-islam-bagaimana-mengobatinya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0e2fffce383d7cc70c1b2ba588ff8364?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">abud83</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Syeikh Shalih al-fauzan</title>
		<link>http://abud83.wordpress.com/2008/03/18/syeikh-shalih-al-fauzan/</link>
		<comments>http://abud83.wordpress.com/2008/03/18/syeikh-shalih-al-fauzan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Mar 2008 03:58:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abud83</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biografi Tokoh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abud83.wordpress.com/2008/03/18/syeikh-shalih-al-fauzan/</guid>
		<description><![CDATA[Shaykh Dr. Saalih Ibn Fowzaan Ibn &#8216;Abdullaah Ibn Fowzaan He is the noble Shaykh Dr. Saalih ibn Fowzaan ibn &#8216;Abdullaah from the family of Fowzaan from the people/tribe of ash-Shamaasiyyah. He was born in 1354 A.H./1933 C.E. His father died when he was young so he was brought up by his family. He learnt the [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abud83.wordpress.com&amp;blog=3167093&amp;post=16&amp;subd=abud83&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Shaykh Dr. Saalih Ibn Fowzaan Ibn &#8216;Abdullaah Ibn Fowzaan</p>
<p>He is the noble Shaykh Dr. Saalih ibn Fowzaan ibn &#8216;Abdullaah from the family of Fowzaan from the people/tribe of ash-Shamaasiyyah.</p>
<p>He was born in 1354 A.H./1933 C.E. His father died when he was young so he was brought up by his family. He learnt the Noble Qur.aan, the basics of reading and writing with the imaam of the masjid of the town, who was a definitve reciter. He was the noble Shaykh Hamood Ibn Sulaymaan at-Talaal, who was later made a judge in the town of Dariyyah (not Dar&#8217;iyyah in RIyaadh) in the region of Qaseem.</p>
<p>He later studied at the state school when it opened in ash-Shamaasiyyah in the year 1369 A.H./1948 C.E. He completed his studies at the Faysaliyyah school in Buraydah in the year 1371 A.H./1950 C.E. and was then appointed an infant school teacher. Then he joined the educational institute in Buraydah when it opened in the year 1373 A.H./1952 C.E., and graduated from there in the year 1377 A.H./1956 C.E. He then joined the Faculty of Sharee&#8217;ah (at the University of Imaam Muhammad) in Riyaadh and graduated from there 1381 A.H./1960 C.E. Thereafter he gained his Masters degree in fiqh, and later a Doctorate. from the same faculty, also specialising in fiqh.</p>
<p>After his graduation from the Faculty of Sharee&#8217;ah, he was appointed a teacher within the educational institute in Riyaadh, then transferred to teaching in the Faculty of Sharee&#8217;ah. Later, he transferred to teaching at the Department for Higher Studies within the Faculty of the Principles of the Religion (usool ad-deen). Then he transferred to teaching at the Supreme Court of Justice, where he was appointed the head. He then returned to teaching there after his period of headship came to an end. He was then made a member of the Permanent Committee for Islaamic Research and Fataawa, where he continues to this day.</p>
<p>The noble Shaykh is a member of the Council of Senior Scholars, and member of the Fiqh Committee in Makkah (part of ar-Raabitah), and member of the Committee for Supervision of the Callers (du&#8217;aat) in Hajj, whilst also presiding over (his main role) membership of the Permanent Committee for Islaamic Research and Fataawa. He is also the imaam, khateeb and teacher at the Prince Mut&#8217;ib Ibn &#8216;Abdul-&#8217;Azeez masjid in al-Malzar.</p>
<p>He also takes part in responding to questions on the radio program &#8220;Noorun &#8216;alad-Darb&#8221;, as he also takes part in contributing to a number of Islaamic research publications at the Council for (Islaamic) Research, Studies, Theses and Fataawa which are then collated and published. The noble Shaykh also takes part in supervising a number of theses at the Masters degree and Doctorate level.</p>
<p>He has a number of students of knowledge who frequent his regular gatherings and lessons .</p>
<p>He himself studied at the hands of a number prominent scholars and jurists, the most notable of whom were:<br />
The noble Shaykh &#8216;Abdul-&#8217;Azeez ibn Baaz (rahima-hullaah);<br />
The noble Shaykh &#8216;Abdullaah ibn Humayd (rahima-hullaah);<br />
The great Shaykh Muhammad al-Ameen ash-Shanqeetee (rahima-hullaah);<br />
The noble Shaykh &#8216;Abdur-Razzaaq &#8216;Afeefee (rahima-hullaah);<br />
The noble Shaykh Saalih Ibn &#8216;Abdur-Rahmaan as-Sukaytee;<br />
The noble Shaykh Saalih Ibn Ibraaheem al-Bulayhee;<br />
The noble Shaykh Muhammad Ibn Subayyal;<br />
The noble Shaykh &#8216;Abdullaah Ibn Saalih al-Khulayfee;<br />
The noble Shaykh Ibraaheem Ibn &#8216;Ubayd al-&#8217;Abd al-Muhsin;<br />
The noble Shaykh Saalih al-&#8217;Alee an-Naasir;</p>
<p>He also studied at the hands of a number of scholars from al-Azhar University (Egypt) who specialised in hadeeth, tafseer and Arabic language.</p>
<p>He has played a major role in calling to Allaah and teaching, giving fatwa, khutbahs and knowledgeable refutations.</p>
<p>His books number many, however the following are just a handful which include Sharh al-&#8217;Aqeedatul Waasitiyyah, al-irshaad ilas-Saheehil-I&#8217;tiqaad, al-Mulakhkhas al-Fiqhee, Foods and the Rulings regarding Slaughtering and Hunting, which is part of his Doctorate. They also include at-Tahqeeqaat al-Mardiyyah in inheritance which is part of his Masters degree. Further titles include Rulings relating to the Believing Women, and a refutation of Yoosuf Qaradaawi&#8217;s book al-Halaal wal-Haraam.</p>
<p>&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<p>The Shaykh&#8217;s official website: www.alfuzan.com &lt;http://www.alfuzan.com/&gt;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/abud83.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/abud83.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abud83.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abud83.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abud83.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abud83.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abud83.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abud83.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abud83.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abud83.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abud83.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abud83.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abud83.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abud83.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abud83.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abud83.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abud83.wordpress.com&amp;blog=3167093&amp;post=16&amp;subd=abud83&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abud83.wordpress.com/2008/03/18/syeikh-shalih-al-fauzan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0e2fffce383d7cc70c1b2ba588ff8364?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">abud83</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips mengecek antivirus anda bekerja atau tidak</title>
		<link>http://abud83.wordpress.com/2008/03/18/tips-mengecek-antivirus-anda-bekerja-atau-tidak/</link>
		<comments>http://abud83.wordpress.com/2008/03/18/tips-mengecek-antivirus-anda-bekerja-atau-tidak/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Mar 2008 03:55:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abud83</dc:creator>
				<category><![CDATA[KOmputer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abud83.wordpress.com/2008/03/18/tips-mengecek-antivirus-anda-bekerja-atau-tidak/</guid>
		<description><![CDATA[Mengecek  apakah antivirus anda bekerja atau tidak? Setelah kita menginstal antivirus ( yang freeware atau tidak), kita mungkin ingin memeriksa apakah program tersebut jalan atau tidak. Berikut tips untuk mengecek program antivirus anda berjalan atau tidak: a.    Copy lalu paste -kan  code  berikut dibawah ini dinotepad: X5O!P%@AP[4\PZX54(P^)7CC)7}$EICAR-STANDARD-ANTIVIRUS-TEST-FILE!$H+H* b.    Kemudian simpan dengan nama EICAR.COM, file kira2 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abud83.wordpress.com&amp;blog=3167093&amp;post=15&amp;subd=abud83&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mengecek  apakah antivirus anda bekerja atau tidak?<br />
Setelah kita menginstal antivirus ( yang freeware atau tidak), kita mungkin ingin memeriksa apakah program tersebut jalan atau tidak.<br />
Berikut tips untuk mengecek program antivirus anda berjalan atau tidak:<br />
a.    Copy lalu paste -kan  code  berikut dibawah ini dinotepad:<br />
X5O!P%@AP[4\PZX54(P^)7CC)7}$EICAR-STANDARD-ANTIVIRUS-TEST-FILE!$H+H*<br />
b.    Kemudian simpan dengan nama EICAR.COM, file kira2 akan berkisar 68 sampai 70 bytes.<br />
c.    Apabila Program anivirus yang anda instal jalan maka akan men -detect ada sebuah virus dalam computer anda. ): Tapi anda tiduk perlu panik file tersebut bukan virus, jika sudah selesai anda tinggal mendelete file tsrsebut.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/abud83.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/abud83.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abud83.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abud83.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abud83.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abud83.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abud83.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abud83.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abud83.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abud83.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abud83.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abud83.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abud83.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abud83.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abud83.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abud83.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abud83.wordpress.com&amp;blog=3167093&amp;post=15&amp;subd=abud83&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abud83.wordpress.com/2008/03/18/tips-mengecek-antivirus-anda-bekerja-atau-tidak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0e2fffce383d7cc70c1b2ba588ff8364?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">abud83</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips Mempercepat Adobe Acrobat</title>
		<link>http://abud83.wordpress.com/2008/03/18/tips-mempercepat-adobe-acrobat/</link>
		<comments>http://abud83.wordpress.com/2008/03/18/tips-mempercepat-adobe-acrobat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Mar 2008 03:52:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abud83</dc:creator>
				<category><![CDATA[KOmputer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abud83.wordpress.com/2008/03/18/tips-mempercepat-adobe-acrobat/</guid>
		<description><![CDATA[Ketika kita membaca ebook menggunakan adobe acrobat(terutama orang2 yang belajar sendiri, seperti saya he..he) mungkin kita agak sedikit dibuat kesal, karena waktu loadingnya yang lama, berikut ini adalah tips untuk mempercepat loading adobe acrobat(terutama versi 6.0): a.    masuk ke file tempat program adobe acrobat anda terinstal, misalnya dikomputer saya di C:\Program Files\Adobe\Acrobat 6.0\Reader. b.    Kemudian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abud83.wordpress.com&amp;blog=3167093&amp;post=14&amp;subd=abud83&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika kita membaca ebook menggunakan adobe acrobat(terutama orang2 yang belajar sendiri, seperti saya he..he) mungkin kita agak sedikit dibuat kesal, karena waktu loadingnya yang lama, berikut ini adalah tips untuk mempercepat loading adobe acrobat(terutama versi 6.0):<br />
a.    masuk ke file tempat program adobe acrobat anda terinstal, misalnya dikomputer saya di C:\Program Files\Adobe\Acrobat 6.0\Reader.<br />
b.    Kemudian pada folder itu buat folder baru(namanya terserah anda).Misal Plugin_disabled.<br />
c.    Pindahkan semua file yang ada di folder plug_ins ke folder Plugin_disabled , kecuali file EWH32.api, printme.api, and search.api. Ketiga file itu harus tetap ada di folder Plug_ins.<br />
d.    Anda Selesai, selamat mencoba.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/abud83.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/abud83.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abud83.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abud83.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abud83.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abud83.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abud83.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abud83.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abud83.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abud83.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abud83.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abud83.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abud83.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abud83.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abud83.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abud83.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abud83.wordpress.com&amp;blog=3167093&amp;post=14&amp;subd=abud83&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abud83.wordpress.com/2008/03/18/tips-mempercepat-adobe-acrobat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0e2fffce383d7cc70c1b2ba588ff8364?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">abud83</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ayat &#8211; Ayat Cinta</title>
		<link>http://abud83.wordpress.com/2008/03/18/ayat-ayat-cinta/</link>
		<comments>http://abud83.wordpress.com/2008/03/18/ayat-ayat-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Mar 2008 03:33:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abud83</dc:creator>
				<category><![CDATA[aktual]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://abud83.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Ayat –Ayat Cinta Film religius  Indonesia yang laris manis     Beberapa tahun ini fenomena perfilman Indonesia menunjukkan perkembangan yang signifikan. Ini terlihat dari makin maraknya film – film Indonesia yang beredar dibioskop2 terkenal ditanah air. Bagi sebagian orang ini merupakan prestasi yang membanggakan. Setelah dianggap “mati suri” perfilman nasional bangkit, diawali dengan film yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abud83.wordpress.com&amp;blog=3167093&amp;post=12&amp;subd=abud83&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://abud83.files.wordpress.com/2008/03/melis071200020.thumbnail.jpg?w=455" alt="melis071200020.jpg" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><b><span style="font-size:16pt;font-family:Arial;">Ayat –Ayat Cinta</span></b><span style="font-size:16pt;font-family:Arial;"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center">Film religius<span>  </span>Indonesia yang laris manis</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"> </p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal">Beberapa tahun ini fenomena perfilman Indonesia menunjukkan perkembangan yang signifikan. Ini terlihat dari makin maraknya film – film Indonesia yang beredar dibioskop2 terkenal ditanah air. Bagi sebagian orang ini merupakan prestasi yang membanggakan.</p>
<p class="MsoNormal">Setelah dianggap “mati suri” perfilman nasional bangkit, diawali dengan film yang mencerminkan dunia nya anak –anak (Petualangan Sherina), kemudian muncul2 film yang bertemakan cinta seperti <i>Ada Apa Dengan Cinta</i> (walaupun sebelum film ini ada beberapa film lain).</p>
<p class="MsoNormal">Dua film inilah yang dianggap titik balik perfilman nasional, dimana sebelumnya bioskop2 diindonesia selalu memutar film2 holywood, mandarin dan bolywood.</p>
<p class="MsoNormal">Tetapi apa yang terjadi setelah dua film ini adalah “lahir”nya film2 yang bertemakan horror,mistis. Seperti “jalangkung”<span>  </span>dan yang lainnya. Kembali masyarakat Indonesia dihibur oleh tayangan – tayangan yang tidak lain adalah wajah film nasional tahun 80 – 90 an, ini menunjukkan bahwa memang masyarakat kita senang akan film2 yang bertemakan magis, ghoib. Ini sangat menyedihkan,melihat negeri ini sebagian besar penduduknya beragama islam, selain itu ini juga mencerminkan keadaan umat islam diindonesia yang kurang paham akan dien mereka ini.</p>
<p class="MsoNormal">Kemudian awal tahun 2008 ini, kita dihebohkan oleh film religius yang bertemakan islam, <i>Ayat – ayat Cinta</i>. Film ini sangat sukses di pasaran, banyak para pemuda –pemudi islam menyenangi film ini. Hal ini mungkin mecerminkan perhatian mereka kepada islam.</p>
<p class="MsoNormal">Suksesnya film ini didukung oleh promosi yang gencar, dimana dimunculkan tokoh pemuda islam yang sedang belajar agama dikairo. Film ini dipromosikan seolah –olah ini merupakan kisah nyata( oleh beberpa media televisi), padahal sebenarnya ini merupakan tokoh khayalan sipenulis. Ini adalah salah satu kedustaan yang<span>  </span>ikut memicu suksesnya film tersebut.</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal"><b>Perhatian Terhadap Islam</b></p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal">Mungkin yang bisa saya tangkap dari fenomena<i> Ayat – ayat Cinta</i> ialah menunjukkan perhatian masyarakat terhadap islam. Saya berkhusnuzhan, bahwa mereka yang menulis,atau menonton film tersebut memperlihatkan keadaan mereka yang mencintai agama mereka, ingin menunjukkan keadamaian agama ini, yang sedikit ternoda setelah munculnya isu terorisme.</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal">Namun yang ingin saya sampaikan kepada para<span>  </span>MEREKA (sebagai nasehat kepada al &#8211; haq )<span>  </span>adalah ini bukan<span>  </span>islam, tidak pantas dikaitkan dengan agama.</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal">Nasehat ini mungkin sedikit membuat orang –orang merasa heran bahkan membenci, namun ini adalah kebenaran maka sudah tentu saya ingin membaginya, karena tulisan berikutnya adalah bukan tulisan saya karena memang saya bukan ahlinya.</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal">kenapa?</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal">INI<span>   </span>JAWABANNYA<span>  </span>):</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal">Besar harapan saya agar para pembaca membaca, memperhatikan dan menyimak tulisan berikut, dan jangan takut anda bebas memilih.</p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><b><span style="font-family:'Courier New';">Hukum Sandiwara</span></b><span style="font-family:'Courier New';"></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:'Courier New';">Oleh Syaikh Dr Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan(lihat biografi beliau di blog saya ini)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:'Courier New';">( disalin dari “Menepis Penyimpangan Manhaj Dakwah hal 84-93”)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;" align="center"><span style="font-family:'Courier New';"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-family:'Courier New';"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';">Sandiwara, saya katakan tidak boleh karena:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:'Courier New';">Pertama</span></b><span style="font-family:'Courier New';">: Di dalamnya melalaikan orang yang hadir, mereka memperhatikan gerakan-gerakan pemain sandiwara dan mereka senang(tertawa). Di dalamnya mengandung unsur menyia-nyiakan waktu. Orang Islam akan dimintai pertanggungjawabannya terhadap waktunya. Dia dituntut untuk memelihara dan mengambil faedah dari waktunya, untuk mengamalkan apa-apa yang diridhai oleh Allah Ta&#8217;ala, sehingga manfaatnya kembali kepadanya baik di dunia maupun di akhirat. Sebagaimana hadits Abu Barzah Al-Aslamy, dia berkata,&#8217;Telah bersabda Rasulullah,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';">    “<i>Tidak bergeser kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat sehingga ditanya tentang umurnya, untuk apa dia habiskan. tentang hartanya darimana dia dapatkan, dan untuk apa dia infakkan. tentang badannya untuk apa dia kerahkan” <sup>1</sup>. </i></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';">Umumnya sandiwara itu dusta. Bisa jadi memberi pengaruh bagi orang yang hadir dan menyaksikan atau memikat perhatian mereka atau bahkan membuat mereka tertawa. Itu bagian dari cerita-cerita khayalan. Sungguh telah ada ancaman dari Rasulullah bagi orang yang berdusta untuk menertawakan manusia dengan ancaman yang keras. Yakni dari Muawiyah bin Haidah bahwasanya Rasulullah bersabda,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';">    “<i>Celaka bagi orang-orang yang berbicara(mengabarkan) sedangkan dia dusta (dalam pembicaraannya) supaya suatu kaum tertawa maka celakalah bagi dia, celakalah bagi dia” <sup>2</sup>.</i></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';">Mengiringi hadits ini Syaikh Islam berkata,&#8217;Dan sungguh Ibnu Mas&#8217;ud berkata,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';">    Sesungguhnya dusta itu tidak benar baik sungguh-sungguh maupun bercanda.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';">Adapun apabila dusta itu menimbulkan permusuhan atas kaum muslimin dan membahayakan atas dien tentu lebih keras lagi larangannya. Bagaimanapun pelakunya yang menertawakan suatu kaum dengan kedustaan berhak mendapat hukuman secara syar&#8217;i yang bisa menghalangi dari perbuatannya itu<sup>. 3</sup></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';">Tentang cerita-cerita, sungguh ulama&#8217; salaf membenci cerita-cerita dan majelis-majelis cerita. Mereka memperingatkan segala peringatan dan memerangi para narator (pencerita) dengan berbagai sarana. Ibnu Abi Ashim meriwayatkan dengan sanad yang shahih, bahwa Ali melihat seseorang bercerita, maka dia berkata, Apakah engkau tahu tentang naskh(ayat yang menghapus) dan mansukh(yang dihapus) ? Maka dia (pencerita itu) menjawab,Tidak. Ali berkata,Binasa engkau dan engkau telah membinasakan mereka <sup>4.</sup></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';">Imam Malik berkata, “Sungguh saya benci cerita-cerita di masjid. Saya memandang berbahaya ikut bermajelis dengan mereka. Sesungguhnya cerita-cerita itu bid&#8217;ah”.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';">Imam Ahmad berkata,”Manusia yang paling dusta adalah para narator dan orang yang paling banyak bertanya (dengan pertanyaan yang tidak ada faedahnya). Kemudian ditanyakan padanya (Imam Ahmad),Apakah Anda menghadiri majelis mereka ? Dia menjawab, Tidak<sup>. 5</sup></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:'Courier New';">Kedua</span></b><span style="font-family:'Courier New';">: Individu-individu yang ditiru, kadang-kadang berasal dari tokoh Islam, seperti sahabat. Hal ini dianggap sebagai sikap meremehkan mereka <sup>6</sup> , baik si pemain merasa atau tidak. Contoh: anak kecil atau seseorang yang sangat tidak pantas, menirukan ulama atau sahabat. Ini tidak boleh. Kalau ada seseorang datang menirukan kamu, berjalan seperti jalanmu, apakah engkau ridha dengan hal ini? Bukankah sikap ini digolongkan sebagai sikap merendahkan terhadap kamu? Walaupun orang yang meniru tersebut bermaksud baik menurut sangkaannya. Tetapi setiap individu tidak akan rela terhadap seseorang yang merendahkan dirinya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><b><span style="font-family:'Courier New';">Ketiga</span></b><span style="font-family:'Courier New';">: Yang ini sangat berbahaya, sebagian mereka menirukan pribadi kafir seperti Abu Jahal atau Fir&#8217;aun dan selain mereka. Dia berbicara dengan pembicaraan yang kufur yang menurut dugaannya dia hendak membantah kekufurannya, atau ingin menjelaskan bagaimana keadaan jahiliyah. Ini adalah tasyabuh (meniru). Rasulullah melarang tasyabuh dengan orang-orang musyrik dan kufur<sup>7</sup> baik meniru (menyerupai) kepribadian maupun perkataannya. Dakwah dengan cara ini dilarang karena tidak ada petunjuk Rasulullah serta bukan dari salafu ash shalih maupun petunjuk kaum muslimin. Model-model sandiwara ini tidak dikenal kecuali dari luar Islam. Masuk kepada kita dengan nama dakwah Islam, dan dianggap sebagai sarana-sarana dakwah. Ini tidak benar karena sarana dakwah adalah tauqifiyah(ittiba&#8217;). Cukup dengan yang dibawa Rasulullah dan tidak butuh jalan seperti ini. Bahwasanya dakwah akan tetap menang dalam kurun waktu yang berbeda-beda. Tanpa adanya model-model sandiwara ini. Tatkala cara ini (sandiwara) datang tidaklah menampakkan kebaikan kepada manusia sedikitpun, dan tidak bisa mempengaruhinya. Hal itu menunjukkan bahwa cara ini (sandiwara) adalah perkara negatif dan tidak ada faedahnya sedikitpun. Bahkan di dalamnya terdapat hal-hal yang membahayakan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';">Lalu jika ada orang yang berkata,&#8217;Sesungguhnya Malaikat itu menyerupai bentuk anak Adam.(maksudnya bersandiwara kepada manusia-ed)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';">Kami jawab, &#8216;Malaikat-malaikat itu datang dalam bentuk anak Adam, karena manusia tidak mampu melihat dalam bentuknya yang asli. Ini merupakan kebaikan bagi manusia. Sebab jika malaikat datang dengan bentuk mereka yang sebenarnya, maka manusia tidak akan mampu berbicara dengan mereka dan tidak bisa melihat kepada mereka. Para malaikat tatkala menyerupai bentuk manusia tidak bermaksud bermain sandiwara sebagaimana yang mereka inginkan. Malaikat itu menyerupai manusia dalam rangka memperbaiki. Karena malaikat mempunyai bentuk sendiri yang berbeda dari manusia. Adapun manusia maka bagaimana bentuk seseorang itu berubah kepada bentuk manusia yang lain. Apa yang mendorong kepada perubahan ini?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';">Kemudian ada beberapa tambahan keterangan yang diambil dari berbagai sumber:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';">Syaikh Bakar Abu Zaid berkata dalam kitabnya At-Tamtsil,&#8217;Keberadaan sandiwara awalnya adalah bentuk peribadahan non-Islam. Sebagian ahlu ilmi menguatkan, bahwa inti sandiwara itu adalah bagian dari syiar-syiar peribadahan penyembah berhala di Yunani.(Hal 18) sandiwara itu tak ada hubungannya dengan sejarah kaum muslimin pada generasi yang pertama(utama). Kedatangannya tak disangka-sangka pada masa sedikitnya orang yang berilmu, yakni pada abad 14H. Kemudian disambut dengan mendirikan rumah-rumah hiburan dan gedung-gedung sandiwara, serta merta berpindahlah dari tempat-tempat peribadahan kaum Nashara kepada sekelompok pelaku sandiwara Islami di sekolah-sekolah daripada sebagian jamaah Islam.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';">Apabila hal ini telah dimaklumi, maka ketahuilah bahwa kaidah-kaidah dan prinsip-prinsip Islam yang mengangkat ahlinya kepada derajat mulia dan sempurna tentu menuntut penolakan dengan cara itu. Sebagaimana diketahui, bahwa suatu amal mungkin termasuk sebagai ibadah, atau bisa jadi termasuk sebagai adat. Maka asal ibadah, tidaklah disyariatkan kecuali apa yang disyariatkan oleh Allah dan asal adat adalah tidak dilarang kecuali apa yang telah Allah larang. Oleh karena itu sandiwara Islami itu tidak boleh diadakan sebagai jalan ibadah, atau pun sebagai bagian dari kebiasaan atau adat yang mengandung unsur permainan dan hiburan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';">Sandiwara Islami tidak ditetapkan dalam syariat, dia jalan yang baru. Sebagian dari keseluruhan ajaran Islam adalah apa yang disabdakan oleh Rasulullah,&#8217;Barangsiapa yang membikin perkara-perkara baru dalam urusan kami(Islam), yang perkara itu buka dari Islam maka tertolak&#8217;. Karena itu, apa yang telah dilihat pada beberapa sekolahan atau kampus-kampus, yakni adanya permainan sandiwara Islami maka sesungguhnya itu adalah sandiwara bid&#8217;ah, karena telah diketahui asalnya. amalan tersebut bagi kaum muslimin adalah perkara yang keluar dari daerah yang ditentukan berdasarkan dalil syar&#8217;i. Karena amalan tersebut merupakan peribadahan penyembah berhala dari Yunani dan ahlu bid&#8217;ah Nashara, maka tak ada dasarnya dalam Islam secara mutlak. Jadi amalan itu adalah perkara baru dalam islam dan setiap perkara baru dalam Islam adalah bid&#8217;ah yang menyerupai syariah. Nama yang pas untuk istilah itu berdasar syariat Islam adalah &#8216;Sandiwara Bid&#8217;ah&#8217;.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';">Apabila sandiwara ini dimasukkan sebagai adat, maka hal itu menyerupai musuh-musuh Allah (kafir). Sedangkan kita telah dilarang menyerupai mereka. Sementara perkara itu tidak dikenal kecuali dari mereka.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';">Jika ada orang yang berkata,&#8217;Sesungguhnya sarana-sarana berdakwah merupakan bagian dari mashalihul Mursalah&#8217;. Kami jawab,&#8217;Apakah syariah meremehkan segala kebaikan bagi hamba-hambanya?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';">Jawabannya terdapat dalam keterangan Syaikh Islam Ibnu Taimiyah, sebagai berikut,&#8217;Secara singkat bahwa syariah tidak meremehkan kebaikan (maslahah) sama sekali, bahkan Allah Ta&#8217;ala telah menyempurnakan dien nikmatNya bagi kita. Jadi tidak ada yang mendekatkan diri ke surga kecuali kita telah diperintahkan beliau untuk mengerjakannya. Beliau telah meninggalkan kita di atas lembaran yang putih bersih. Malamnya seprti siangnya, tidak menyimpang daripadanya melainkan orang yang binasa<sup>. 8</sup></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';">Abu Abdillah Jamal bin Farihan Al Haritsi berkata,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';"><span> </span>“Apabila sejumlah besar dari berbagai kekufuran, kefasikan dan kemaksiatan bertaubat kepada al-haq dengan jalan yang syar’i dan memang harus demikian. Maka mengapa seorang da&#8217;i mencari jalan yang tidak terdapat di dalam syara” ? Lagipula bahwa sesungguhnya apa yang terdapat dalam syara’ sungguh telah mencukupi untuk memperoleh tujuan dakwah kepada Allah. Yakni menjadikan ahlu maksiat bertaubat dan orang-orang yang tersesat mendapat petunjuk. Hendaklah para da&#8217;i melapangkan dirinya tatkala berdakwah kepada Allah dengan sarana yang para sahabat melapangkan diri mereka di atasnya. Sesungguhnya mereka kembali menuju kepada ilmu. Ibnu Mas&#8217;ud berkata,&#8217;Sesungguhnya kalian akan menciptakan perkara yang baru dan akan diciptakan perkara baru untuk kalian, Maka, apabila kalian melihat perkara yang baru, wajib atas kalian berpegang dengan perkara yang pertama (Rasulullah dan para sahabat)&#8217;. Ibnu Mas&#8217;ud berkata pula,&#8217;Hati-hati kalian terhadap bid&#8217;ah, hati-hati kalian terhadap berlebih-lebihan, hati-hati kalian terhadap berdalam-dalaman dan wajib kalian berpegang teguh dengan generasi yang dahulu&#8217;<sup>. 9</sup></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';">Syaikh Abdussalam berkata,&#8217;Sesungguhnya menentukan kebaikan dalam suatu perkara adalah sulit sekali. Kadang-kadang seorang pengamat menyangka bahwa ini adalah maslahah, padahal ini, sesungguhnya yang berkuasa menentukan kemaslahatan adalah ahlu ilmi. Merekalah yang dipenuhi keadilan dan bashirah, yang senantiasa mewujudkan hukum-hukum syariah serta kebaikan-kebaikan. Oleh karena itu suatu masalah butuh sikap hati-hati yang besar dan sangat waspada dari penguasaan hawa nafsu jika menghendaki sesuatu yang baik. Hawa nafsu sering menghiasi sesuatu yang rusak menjadi tampak baik, sehingga banyak orang tertipu. Padahal bahayanya lebih besar daripada manfaatnya. Lalu bagaimana para muqallid(orang yang taklid) itu bisa dikuasai dengan persangkaan kemudian menentukan bahwa ini adalah maslahah ? Bukankah ini merupakan sikap lancang terhadap dien dan sikap nakal terhadap hukum syar&#8217;i dengan tanpa keyakinan ?</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';"> </span></p>
<p class="MsoNormal">Footnote</p>
<ol style="margin-top:0;" start="1" type="1">
<li class="MsoNormal">Dikeluarkan      Imam At Tirmidzi (2417) dan dia menshahihkannya.</li>
<li class="MsoNormal">Hadits      hasan dikeluarkan oleh Hakim(I/46), Ahmad(V/35) dan At Tirmidzi(2315).</li>
<li class="MsoNormal">Majmu      Fatawa(32/256).</li>
<li class="MsoNormal">Al-Mudzakir      wa at-Tadzkir (hal 82).</li>
<li class="MsoNormal">Al-Bida&#8217;      wa al-Hawadits karya At-Turrusyi hal 109-112.</li>
<li class="MsoNormal"><span>  </span>Telah datang hadits shahih yang mencela      orang yang menirukan gerakan seseorang,<span>         </span>dan larangan dari yang demikian itu, dari Aisyah bahwa Rasulullah      bersabda, &#8216;Sungguh saya tidak suka menirukan seseorang dan sungguh bagi      saya seperti ini dan seperti ini&#8217;. Shahih dikeluarkan oleh Imam Ahmad      (6/136-206), At-Tirmidzi(2501).</li>
<li class="MsoNormal">Hadits      yang melarang menyerupai orang-orang musyrik dan kafir telah tersebar,      diantaranya sabda Rasulullah, &#8216;Selisihilah orang-orang Yahudi dan      Nashara..&#8217;[Taqrib Ibnu Hibban(2186)], &#8216;Berbedalah dengan orang-orang      musyrik&#8230;&#8217; [Muslim(259)], &#8216;Berbedalah dengan orang-orang Majusi..&#8217;      [Muslim(260)].</li>
<li class="MsoNormal">Hujatu      al-Qawiyyah &#8216;Ala Anna Wasa&#8217;ila ad-Da&#8217;wah Tauqifiyyah, karya Abdussalam bin      Barjas hal 40.</li>
<li class="MsoNormal">Hujaj      al-Qawiyyah karya Syaikh Abdussalam bin Barjas hal 43.</li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;"> </p>
<p class="MsoNormal"><b>Ajakan Kepada Al &#8211; haq</b></p>
<p class="MsoNormal">Mudah –mudahan setelah membaca tulisan beliau, <span> </span>pengetahuan kita bertambah tentang suatu hal (sandiwara, film).Beliau menulis tulisan ini bukan merupkan suatu kebencian terhadap popularitas mereka – mereka yang bergerak di bidang perfilman (terutama mereka yang menjadikan sandiwara, film, cerpen dan lain2 sebagai sarana dakwah), tetapi ini adalah memang tugas beliau menyampaikan apa yang beliau ketahui, seperti seorang ibu yang melarang anaknya yang masih kecil demi kebaikan anak itu. Ini merupakan suatu bentuk kasih sayang seorang alim terhadap perkembangan dakwah islam, bukannya beliau<span>  </span>tidak menginginkan islam tersebar diseluruh pelosok bumi ini(justru sebaliknya), akan tetapi beliau mengingatkan kita akan derajat islam yang tinggi adalah dengan ilmu,bukan dengan kepura –puraan, bukan dengan sandiwara.</p>
<p class="MsoNormal">Sungguh saudara –saudara ku sandiwara –sandiwara ini justru melalaikan manusia, membuat masyarakat membayangkan si tokoh khayalan penulis, dan <span> </span>selalu menanti cerita – cerita bohong selanjutnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="font-family:'Courier New';">    “<i>Tidak bergeser kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat sehingga ditanya tentang umurnya, untuk apa dia habiskan. tentang hartanya darimana dia dapatkan, dan untuk apa dia infakkan. tentang badannya untuk apa dia kerahkan”.</i></span> ( HR Imam At Tirmidzi (2417) dan dia menshahihkannya )<i><span style="font-family:'Courier New';"></span></i></p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal"> </p>
<p class="MsoNormal"><span> </span><b><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;">10V3</span></b><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;"></span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/abud83.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/abud83.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/abud83.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/abud83.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/abud83.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/abud83.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/abud83.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/abud83.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/abud83.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/abud83.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/abud83.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/abud83.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/abud83.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/abud83.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/abud83.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/abud83.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=abud83.wordpress.com&amp;blog=3167093&amp;post=12&amp;subd=abud83&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://abud83.wordpress.com/2008/03/18/ayat-ayat-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0e2fffce383d7cc70c1b2ba588ff8364?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">abud83</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://abud83.files.wordpress.com/2008/03/melis071200020.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">melis071200020.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
